MAGANG 1, TUGAS 1

 LAPORAN BACAAN JURNAL 

OLEH NURSYIFA (11901028) 

PAI 4 D 


Identitas jurnal :

Judul     : kultur sekolah di SMA gajah Mada 

Penulis : fify rosaliana

Penerbit : https://core.ac.uk/download/pdf/33527128.pdf


 Kultur Sekolah 

Pengertian Kultur

Geertz (Kuper, 1998) mendefinisikan kebudayaan merupakan suatu sistem makna dan simbol yang ditata, dengan pengertian dimana individu dapat mendefinisikan budayanya, menyatakan perasaan dan memberikan penilaian-penilaiannya; sesuatu yang berbentuk pola makna yang ditransmisikan secara historikyang diwujudkan dalam bentuk simbolik melalui sarana dimana orang-orang dapat mengkomunikasikan, mengabadikan, serta mengembangkan pengetahuan dan sikap-sikapnya ke ranah kehidupan; suatu kumpulan alat yang berbentuk simbolik untuk mengatur perilaku, dengan sumber informasi yang ekstrasomatik.

Pengertian Kultur Sekolah

Menurut Deal and Peterson yang dikutip oleh Ariefa Efianingrum (2013: 22) sekolah berperan untuk mentransfer kebudayan dari generasi ke generasi yang harus memperhatikan kondisi masyarakat dan kebudayaan umum karena kebudayaan yang berkembang disekolah memiliki pola prilaku tertentu dan merupakan bagian dari masyarakat luas yang memiliki ciri khas sebagai sub-kebudayaan. Sekolah juga merupakan salah satu institusi sosial yang dapat berpengaruh terhadap proses sosialisasi serta memiliki fungsi untuk mewarisi kebudayaan dalam masyarakat kepada anak (Ariefa Efianingrum, 2009: 16-17). Dengan demikian sekolah bukan hanya sebagai wadah untuk menampung siswa dalam menuntut ilmu akan tetapi berfungsi untuk mentransfer kebudayaan yang berkembang di masyarakat kepada anak namun harus memperhatikan kondisi masyarakat serta kebudayaan umum karena kebudayaan yang berkembang luas memiliki pengaruh besar terhadap pola prilaku sebagai suatu ciri khas dari masyarakat sekitar terhadap proses sosialisasi dan pola tingkah laku anak. Berikut ini merupakan beberapa pengertian kultur sekolah yang dikemukakan oleh para ahli antara lain sebagai berikut:

1) Budaya sekolah menurut Petersonadalah sebuah jaringan bersifat kompleks pada tradisi dan ritual yang telah berkembang dari waktu ke waktu oleh guru, siswa, orang tua dan administrator yang berkinerja untuk menangani krisis prestasi. Dengan demikian perkembangan budaya sekolah tidak berlangsung singkat, akan tetapi merupakan perjalanan yang panjang yang terus diyakini dari masa ke masa oleh seluruh warga sekolah seperti yang dikemukakan oleh Peterson (Ariefa Efianingrum, 2013: 23).

Jadi, dalam hal ini kultur sekolah adalah sebuah keyakinan, nilainilai serta asumsi yang di percaya bersama yang dapat menjadi sebuah ciri khas dari sekolah yang nantinya dapat berguna sebagai cara untuk pemecahan masalah yang dianggap benar dan diwariskan dari generasi ke generasi yang terus akan dikembangkan untuk menjaga keeratan seluruh warga sekolah. 

Menurut Farida Hanum (2013: 194) setiap sekolah memiliki keunikan budaya yang berbeda-beda yang melekat dalam tradisi dan ritual sejarah (history) dan pengalaman sekolah. Untuk itu pemahaman sekolah akan kultur sekolah akan sangat penting yang merupakan pembeda dari sekolah satu dengan yang lainnya dan dapat dijadikan sebagai keunggulan ataupun kekurangan sekolah dengan harapan akan terus diperbaiki. Seperti yang dikemukakan oleh Goodlad (Farida Hanum 2013: 193) sekolah memiliki kultur yang harus dipahami dan harus dilibatkan dalam mengadakan perubahan sehingga tidak hanya sebuah kosmetik (perubahan yang mementingkan dari segi fisik).

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MAGANG 1 TUGAS 2

MAGANG 1 TUGAS 6

MAGANG 1 TUGAS 9